Hari itu.
Langit begitu cerah.
Mentari begitu hangat.
Manusia berkumpul berbahagia.
Sama denganku.
Akhirnya kita bisa bertemu.
Atau aku yg berhasil menemuimu.
Aku tak yakin soal itu.
Yang aku tau.
Saat itu kau seperti mentari harapan.
Begitu indah dan menghangatkan.
Tapi.
Aku takut.
Aku takut akan harapan.
Harapan yg mungkin tidak menjadi kenyataan.
Aku berdo’a dan menerka.
Semoga kamu yg jadi jawaban dari do’a do’aku dan apakah benar kamu adalah jawaban dari do’a do’aku?
Aku harap, iya.
Yogyakarta, Tengah Oktober 2019.